Halaman

Senin, 06 Agustus 2012

Administrator Server

 Seorang administrator server, atau admin memiliki kontrol keseluruhan server. Ini bisa dalam konteks sebuah organisasi bisnis, di mana sering menjadi administrator server mengawasi kinerja dan kondisi beberapa server dalam bisnis, atau bisa dalam konteks satu orang menjalankan server game.
Admin untuk server biasanya merupakan pemilik dan pemodal dari server. Atau, pemilik dapat memberikan hak administrator untuk pemain reguler (atau anggota klan) di server.
Anda juga dapat bekerja sebagai Admin Server dan menjadi otak dari sebuah perusahaan.
Peran Server Administrator adalah untuk merancang, memasang, mengelola, dan mengoptimalkan server perusahaan dan komponen terkait untuk mencapai kinerja yang tinggi dari berbagai aplikasi bisnis yang didukung oleh tuning server yang diperlukan. Ini termasuk memastikan ketersediaan aplikasi client / server, mengkonfigurasi semua implementasi baru, dan mengembangkan proses dan prosedur untuk manajemen berkelanjutan lingkungan server. Apabila diperlukan, Administrator Server akan membantu dalam mengawasi keamanan fisik, integritas, dan keamanan pertanian pusat / server data.


ADMINISTRASI SERVER DALAM JARINGAN
Didalam suatu jaringan yang mempunyai server sebagai pengatur dari workstation yang ada maka server memerlukan beberapa kebutuhannya, dibawah ini beberapa kebutuhan dari server.

1. DNS
DNS memiliki beberapa pengertian, diantaranya adalah sebagai berikut:
Merupakan sistem database yang terdistribusi yang digunakan untuk pencarian nama komputer di jaringan yang menggunakan TCP/IP. DNS mempunyai kelebihan ukuran database yang tidak terbatas dan juga mempunyai performa yang baik.
Merupakan aplikasi pelayanan di internet untuk menterjemahkan domain name ke alamat IP dan juga sebaliknya

fungsi utama DNS
menerjemahkan nama-nama host (hostnames) menjadi nomor IP (IP address) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet.
memberikan suatu informasi tentang suatu host ke seluruh jaringan internet.

Struktur DNS
Domain Name Space merupakan hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama. Domain ditentukan berdasarkan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut level yang terdiri dari :

1. Root-Level Domains

merupakan level paling atas di hirarki yang di ekspresikan berdasarkan periode dan dilambangkan oleh “.”.

2. Top-Level Domains

berisi second-level domains dan hosts yaitu :

- com : organisasi komersial, seperti IBM (ibm.com).

- edu : institusi pendidikan, seperti U.C. Berkeley (berkeley.edu).

- org : organisasi non profit, Electronic Frontier Foundation (eff.org).

- net : organisasi networking, NSFNET (nsf.net).

- gov : organisasi pemerintah non militer, NASA (nasa.gov).

- mil : organisasi pemerintah militer, ARMY (army.mil).

- xx : kode negara (id:Indonesia,au:Australia)

3. Second-Level Domains

berisi domain lain yang disebut subdomain. Contoh, unsri.ac.id. Second-Level Domains unsri.ac.id bisa mempunyai host www.unsri.ac.id

4. Third-Level Domains

berisi domain lain yang merupakan subdomain dari second level domain diatasnya.

Contoh, ilkom.unsri.ac.id.

Subdomain ilkom.unsri.ac.id juga mempunyai host www.ilkom.unsri.ac.id.

5.Host Name

domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Contohnya, jika terdapat www.unsri.ac.id, www adalah hostname dan unsri.ac.id adalah domain name.

DNS Zone

Terdapat dua bentuk Pemetaan DNS Zone, yaitu:

- Forward Lookup Zone: Melakukan pemetaan dari nama menuju IP address

- Reverse Lookup Zone: Melakukan pemetaan dari IP address menuju nama

2. AD (ACTIVE DIRECTORY)
Active Directory merupakan komponen yang sangat penting dari IT infrastruktur berbasis pada platform Windows. Pengguna melakukan berbagai aktivitas di katalog AD sehari-hari, sehingga organisasi perlu mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk melacak semua perubahan pada waktu yang tepat. Itulah sebabnya Active Directory manajemen dan administrasi merupakan isu untuk spesialis TI. Kami memulai serangkaian artikel yang bertujuan untuk menjelaskan dasar-dasar pengelolaan AD dan administrasi dalam perusahaan besar.
Bahkan sempurna dirancang, direncanakan, dan dilaksanakan Direktori Aktif infrastruktur tidak berfungsi dengan baik tanpa pengawasan sehari-hari dan pemeliharaan. Dalam perusahaan besar Active Directory akan tunduk pada ribuan perubahan setiap hari (penciptaan / penghapusan account pengguna, keanggotaan kelompok, hak delegasi, dll). Untuk menjamin bahwa semua perubahan dalam jaringan dan ruang kerja TI tidak akan mempengaruhi fungsi Active Directory, maka perlu memonitor setiap hari dengan bantuan alat manajemen Active Directory.


3. PROXY SERVER
proxy server adalah tekhnik standar utuk akses internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah local area network (LAN) melalui sebuah modem atau sebuah salauran komunikasi.Secara sederhana proxy adalah seseorang atau lembaga yang bertindak atas nam dati orang lain/lembaga/negara lain.
Proxy server bekerja dengan menjembatani komputer ke Internet. Program Internet seperti browser, download manager dan lain-lain berhubungan dengan proxy server, dan proxy server tersebut yang akan berkomunikasi dengan server lain di Internet.
4. DHCP
Menurut Microsoft “Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) is an IP standard designed to reduce the complexity of administering IP address configurations.” Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah suatu layanan yang secara otomatis memberikan alamat IP kepada komputer yang meminta ke DHCP Server. Dengan demikian, sebagai seorang administrator jaringan, tidak perlu lagi mengatur alamat IP Address pada komputer klien yang dikelolanya. Bayangkan saja jika sebuah perusahaan memiliki komputer lebih dari 100, tentu saja akan membuat report administrator untuk mengesetnya. DHCP juga dapat mengurangi resiko duplikat IP Address atau Invalid IP address.
Sebuah server DHCP dapat diatur dengan pengaturan yang sesuai untuk keperluan jaringan tertentu. Seperti pengaturan Default gateway, Domain Name System (DNS), Subnet Mask, dan rentang alamat IP yang bisa diambil oleh komputer klien. Komputer yang menyediakan layanan ini disebut dengan DHCP Server, sedangkan komputer yang meminta disebut dengan DHCP Client.
DHCP Server menerima permintaan dari sebuah host/client. Server kemudian memberikan alamat IP dari satu set alamat standar yang disimpan dalam database. Setelah informasi alamat IP dipilih, server DHCP menawarkan ke host yang meminta pada jaringan. Jika host menerima tawaran tersebut, maka IP akan disewa untuk jangka waktu tertentu, bisa dalam menit, dalam jam ataupun hari.
Jika komputer klien tidak dapat berkomunikasi dengan Server DHCP untuk mendapatkan alamat IP, sistem operasi Windows secara otomatis akan memberikan alamat IP pribadi (Private IP Address), yaitu dengan IP 169.254.0.0 sampai 169.254.255.255. Fitur sistem operasi ini disebut Automatic Private IP Addressing (APIPA).
5. WEB SERVER
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima
permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan
mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya
berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah
Apache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di
beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan
sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga
dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam
internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet,
dan ruangan ini disediakan oleh server
6. FTP SERVER
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.
7. EMAIL SERVER
Mail server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP
8. Game server
Game server adalah tempat dimana kita bermain game secara online. Jika kita membuat karakter dalam server A maka kita hanya dapat memainkan kaakter tersebut di serve A saja. Jika ingn bemain di server B maka kita diwajibkan membuat karakter baru lagi
Namun jika kita membuat karakter baru lagi maka akan memakan waktu yang banyak. Game server yang sangat laku pada dahulu kala adalah server litho. Namun karena adanya banyak masalah yang timbul maka para pemakainya pun semakin menurun.
Game server adalah suatu wadah bago permainan online untuk menitipkan data permainan di suatu tempat yang besar. Kita haus memaintance game server setiap 1 minggu sekali. Hal ini berguna untuk progam yang di dalamnya bejalan dengan lancer.
9. Database file
Data Base (basis data) merupakan kumpulan data yang saling berhubungan. Hubungan antar data dapat ditunjukan dengan adanya field/kolom kunci dari tiap file/tabel yang ada. Dalam satu file atau table terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk, yang merupakan satu kumpulan entitas yang seragam. Satu record (umumnya digambarkan sebagai baris data) terdiri dari field yang saling berhubungan menunjukan bahwa field tersebut dalam satu pengertian yang lengkap dan disimpan dalam satu record. Adapun Struktur Database adalah Database File/TablRecord
Elemen data/FieldDari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa basis data mempunyai beberapa kriteria penting, yaitu :


1. Bersifat data oriented dan bukan program oriented.

2. Dapat digunakan oleh beberapa program aplikasi tanpa perlu mengubah basis datanya.

3. Dapat dikembangkan dengan mudah, baik volume maupun strukturnya.

4. Dapat memenuhi kebutuhan sistem-sistem baru secara mudah

5. Dapat digunakan dengan cara-cara yang berbeda.


Prinsip utama Data Base adalah pengaturan data dengan tujuan utama fleksibelitas dan kecepatan pada saat pengambilan data kembali. Adapun ciri-ciri basis data diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Efisiensi meliputi kecepatan, ukuran, dan ketepatan

2. Data dalam jumlah besar.

3. Berbagi Pakai (dipakai bersama sama/Sharebility).

4.Mengurangi bahkan menghilangkan terjadinya duplikasi dan ketidakkonsistenan data.


SISTEM OPERASI JARINGAN
Didalam suatu jaringan tidak hanya server yang memiliki kebutuhannya karma server itu sendiri pun membutuhkan system operasi yang berbasis jaringan. Kita akan mencoba mengetahui tentang system operasi jaringan.
Sistem Operasi Jaringan adalah adalah sebuah jenis system operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya
Sistem operasi jaringan bisa juga diartikan sebagai sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.



System operasi jaringan dibagi menjadi 2 macam yaitu ;
· sistem operasi jaringan berbasis gui
· sistem operasi jaringan berbasis text
Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:
Microsoft MS-NET
Microsoft windows server 2003
Microsoft LAN Manager
Novell NetWare
Microsoft Windows NT Server
GNU/Linux
Banyan VINES
Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris

Manjement disk
Manajemen penataan ruang disk. Ada dua metode penataan ruang disk untuk menyimpan sejumlah bit data, yaitu dengan mengalokasikan bit-bit tersebut secara berurutan. Sedangkan cara lain adalah dengan membaginya ke dalam sejumlah blok yang berdampingan.

Terminal service
Terminal Services merupakan sebuah layanan yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi atau data yang disimpan dalam komputer jarak jauh melalui sebuah koneksi jaringan


LINUX
Sejarah linux
Linux sebuah operating system (OS) yang dibuat oleh Linus Torvald yang awalnya terinspirasi oleh Minix. Minix sendiri dikembangkan oleh Andrew S. Tanembaum. Berawal sebuah hobi seorang Linus Torvald, yang notabene hanyalah seorang mahasiswa di Univ. Helsinki, Finlandia berumur 21 tahun. Beliau berpikiran untuk membuat Minix yang gratis dan dapat diedit, Minix sendiri adalah suatu proyek pelajaran di kelasnya waktu itu yang menyerupai sistem UNIX, akhirnya hasil karyanya dinamakan dengan istilah kernel Linux, Linux versi pertama (0.01) dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991 yang kemudian dia posting hasilnya ke dalam milisnya comp.os.minix, dengan maksud menawarkan source code dari apa yang telah dibuatnya serta mengundang para programmer lain berpartisipasi dalam proyeknya tersebut.

Sejarah OS Linux berkaitan erat dengan proyek GNU, suatu proyek program freeware yang dikepalai oleh Richard M. Stallman. Proyek ini diawali sekitar tahun 1983 untuk membuat sistem operasi seperti UNIX yang lengkap beserta compiler, utility aplikasi, utility pembuatan-yang sepenuhnya dengan perangkat lunak bebas.

5 Oktober 1991, Linus secara resmi mengeluarkan versi Linuxnya ( versi 0.02 ). Proyek GNU telah menghasilkan hampir semua komponen dari sistem ini, kecuali kernel. Linus Torvald beserta pembuat kernel mirip Linux berusaha menyesuaikan kernel mereka supaya dapat berfungsi dengan komponen GNU hingga menghasilkan sistem operasi yang berfungsi. Walaupun pada waktu itu hanya dapat menjalankan GNU/BASH ( GNU Bourne Again Shell ) dan GNU/GCC ( GNU C Compiler ). Berikutnya beribu-ribu program sukarelawan seluruh dunia telah menyertai proyek-proyek ini.
Lambang LINUX yang berawal dari keanehan
Tak seperti produk komersial yang lain, Linux tidak memiliki suatu logo yang terlihat hebat, hanyalah sebuah burung Penguin yang memperlihatkan sikap santai ketika berjalan. Logo ini mempunyai asal mula yang unik, awalnya tidak ada suatu logo yang menggambarkan trademark dari Linux sampai ketika Linus ( Sang Penemu ) berlibur ke daerah selatan dan bertemu dengan seekor linux kecil dan pendek yang secara tidak sengaja menggigit jarinya. Hal ini membuatnya demam selama berhari-hari. Kejadian ini kemudian menginspirasi dirinya untuk memakai penguin sebagai logonya dengan harapan user menjadi demam menggunakan sistem operasi yang beliau ciptakan ini.

TUX, nama seekor penguin yang menjadi logo maskot dari linux.TUX hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu developer merasakan Linux harus mempunyai logo trademark ( 1996 ), dan atas usulan James Hughes dipilihlah nama TUX yang berarti Torvalds UniX. Lengkap sudah logo dari Linux, berupa penguin dengan nama TUX. Trademark ini segera didaftarkan untuk menghindari adanya pemalsuan. Linux terdaftar sebagai Program sistem operasi ( OS ).

Hingga sekarang logo Linux yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah mengenal segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu hasil kerjasama seluruh komunitas Linux di seluruh dunia.







Rabu, 11 Juli 2012

software yang digunakan untukHacking Wireless


Diposkan oleh ida wayan_blog , Label: software hacking wireless Senin, 19 April 2010 23:04

AirMagnet Laptop Analyzer 6
AirMagnet Laptop Analyzer adalah aplikasi yang menawarkan sistem keamanan wireless bagi laptop. Aplikasi ini mampu mendeteksi lebih dari 130 masalah jaringan wireless.

AiroPeekNX 301
AiroPeekNX aplikasi yang berfungsi untuk menganalisa jaringan wireless. Analisa jaringan dapat dilakukan sampai analisa protocol dan juga secara remote. AiroPeekNX medukung hampir semua kebutuhan mengelola jaringan wireless.

Airscanner Mobile AntiVirus Pro
Semakin berkembangnya jaringan wireless pada PDA maupun Smartphones maka peningkatan serangan dari pihak luar dengan memanfaatkan virus akan semakin besar oleh karena itu Mobile AntiVirus Pro menawarkan aplikasi yang membuat anda terhindar dari sebagian besar serangan virus tersebut.

AirscannerMobile Encrypter
Airscanner Mobile Encrypter memberikan kamu kendali terhadap enkripsi/dekripsi pada dokumen-dokumen yang penting yang ada dalam Pocket PC. Tiap file dapat menggunakan password tersendiri dalam enkripsinya.

AirscannerMobile Firewall
Airscanner Movile Firewall menawarkan sistem keamanan buat PocketPC dalam penyaringan paket-paket data yang diterima melalui suatu jaringa. Selain itu juga untuk mencegah akses yang berbahaya. Aplikasi ini memungkinkan Anda menentukan penyaringan terhadap paket-paket data tersebut dengan terlebih dahulu mendefenisikannya.

Asleap [Cygwin]
Tool ini berfungsi untuk recovery password pada sistem pengamanan jaringan LEAP/PPTP.Boingo Wireless 1.4 build 1195.Dengan boingo Anda hanya butuh satu password dan username untuk masuk ke berbagai jaringan wireless yang ada. Boingo mendukung login mencapai 17000 hotspot.

BVRP Connection Manager Pro 1.03
BVRP Connection Manager Pro adalah aplikasi yang akan membantu Anda untuk berpindah dari suatu jaringan ke jaringan lainnya dengan mudah. Selain itu aplikasi ini mampu menampilkan informasi jaringan tersebut.

DMZS Carte 0.9.rc1
DMZS-carte adalah aplikasi yang dikembangkan dengan pemrograman perl, yang membutuhkan input berupa teks dari netstumbler dan menghasilkan gambar peta.

Colligo Workgroup Edition 3.2
Colligo Workgroup Edition adalah aplikasi yang bisa digunakan untuk koneksi terhadap berbagai jaringan yang ada dalam jangkauan.Setelah koneksi pada jaringan tersebut maka Anda akan dengan mudah dapat membagi dokumen-dokumen tertentu dalam jaringan tersebut. Selain itu juga bisa membagi koneksi internet, printer, informasi jadwal di outlook.

CommView for WiFi 5.2 build 480
CommView for WiFi adalah aplikasi yang berfungsi untuk menganalisa dan memantau jaringan wireless. Aplikasi ini mampu menampilkan informasi secara grafis yang akurat, selain itu juga mendukung labih dari 70 protokol yang dapat dianalisa.

Easy WiFi Radar 1
Easy Wi-Fi Radar merupakan tool yang dapat membantu Anda menemukan jaringan wireless yang tersedia disekitar Anda. Lalu Anda bisa dengan mudah terkoneksi kejaringan tersebut, asalkan jaringan tersedia untuk umum.

EggKey Gateway 1.0.66
Eggkey Gateway adalah aplikasi yang dibuat khusus untuk mengendalikan pengguna access point wireless. EggKey Gateway menyediakan autentifikasi berbasis web, sehingga pengguna dapat menggunakan layanan internet yang disediakan.

LinkFerret Network Monitor
LinkFerret adalah aplikasi pemantau jaringan yang lengkap berbasis windows. Sebagai aplikasi pemantau jaringan LinkFerret termasuk aplikasi yang dapat diandalkan dan tersedia dengan harga yang cukup terjangkau.

GoToMyPC 4.1
GoToMyPC dengan aplikasi ini maka kendali jarak jauh terhadap PC Anda yang terkoneksi dengan internet atau jaringan wireless dapat dilakukan dimana saja. Berbagai kegiatan tersebut seperti mengakses file, menggunakan program, periksa email dan masih banyak lagi. Anda akan serasa duduk didepan PC tersebut.

Highwall Personal Wireless Security version 2.0
Highwall Personal Wireless Security dapat menjadi solusi bagi Anda yang membutuhkan keamanan saat menggunakan jaringan wireless.

JiWire Hotspot Locator 2
JiWire Hotspot Locator ini digunakan secara offline. Aplikasi ini mampu memberikan informasi lokasi access point yang ada diseluruh dunia. Didalamnya juga terdapat beberapa access point di Indonesia.

Hotspotter
Hotspotter berfungsi untuk mengenal pengakses jaringan yang ada dalam jaringan wireless lalu membandingkan identifikasi pengakses dengan daftar pengguna yang tercatat. Apabila identifikasi pendaftar ada pada daftar tersebut maka pengakses diperbolehkan pengguna jaringan. Aplikasi ini mampu menggunakan menjalankan program untuk menolak akses dari pengguna tak dikenal.

I’m InTouch 5.0
I`m InTouch adalah aplikasi yang berfungsi melayani pengaksesan PC dari jarak jauh. Caranya dengan install terlebih dahulu aplikasi tersebut pada PC Anda, setelah itu Anda bisa mengaskes secara aman PC Anda dimana saja. Berbagai kegiatan dapat dilakukan layaknya didepan PC tersebut. Disini hanya tersedia seeder-nya saja. Untuk menginstalasi aplikasi ini Anda butuh koneksi Internet agar dapat mendownload keseluruhan aplikasi yang dibutuhkan.

12Planet Instant Messaging Server 2.6
Aplikasi ini mampu membuat sebuah server untuk saling mengirim pesan singkat. Kelebihan dari aplikasi ini adalah memungkinkan tidak diperlukannya instalasi pada client. Karena aplikasi ini mampu berintegrasi dengan protokol Microsoft Messenger Instant Messaging

iPIG WiFi Hotspot VPN Security
iPIG WiFi Hotspot VPN Security adalah aplikasi yang berfungsi menjaga keamanan transfer data khususnya pada jaringan wireless.

Microsoft VirtualWiFi
VirtualWiFi adalah aplikasi yang memungkinkan penggunaan berbagai jenis jaringan wireless hanya dengan sebuah Wi-Fi card.

MiniStumbler 0.4.0
Tool gratisan ini berfungsi untuk mengetahui keadaan jaringan wireless sekitar Anda berbagai informasi secara table maupun grafis. Tool ini berjalan pada hampir seluruh Pocket PC.

NetStumbler 0.4.0
Tool gratisan ini berfungsi untuk mengetahui keadaan jaringan wireless sekitar Anda berbagai informasi secara table maupun grafis.

Network Magic 2
Network Magic adalah solusi bagi pengelolaan jaringan wireless. Membagi dokumen dan penggunaan printer dalam suatu jaringan wireless akan lebih mudah. Selain itu juga aplikasi ini dapat mendeteksi penyusup yang masuk dalam jaringan wireless yang Anda kelola.

Packetyzer
Packetyzer menampilkan tampilan menyerupai windows dan memiliki hampir semua kemampuan Ethereal. Aplikasi ini mampu menangkap paket data dan menganalisa hampir semua analisa protokol.

PCTEL Wi-Fi Roaming Client 3.100.90.1
PCTEL Roaming Client adalah tool untuk mengelola akses WiFi(802.11) jaringan. APlikasi ini mampu mendeteksi secara otomatis jaringan WiFi dan menyimpan konfigurasi jaringan.

PortMapper 1.0
PortMapper adalah aplikasi yang berfungsi untuk mengatur penggunaan port. Khususnya bagi para gamer yang sering bermain game online. Manfaat dari pengaturan port ialah dapat terhindar dari pengaksesan dari pihak luar melalui port-port yang terbuka itu.

PTS TracerPlus Wireless Server 2.1.0.59
TracerPlus Wireless Server memungkinkan perusahaan membuat sebuah server jaringan wireless yang tersedia dalam harga yang lebih terjangkau. Aplikasi ini dapat melakukan koneksi dengan database yang ada di sever dengan koneksi ODBC.

Radiuz Wizard 1.0
Radiuz dapat membuat sebuah sistem keamanan jaringan wireless yang fleksibel. Aplikasi ini menggunakan standar keamanan WPA. Pengguna dapat mengendalikan akses kendali dari luar. Radiuz Wizard secara otomatis berintegrasi dengan Windows XP dalam pengelolaan jaringan wireless.

Retina WiFi Scanner
Retina WiFi Scanner adalah aplikasi pendeteksi bentuk-bentuk tindakan penyerangan dan juga menemukan celah-celah keamanan yang akan merugikan.

SpotLock 1.6.134
SpotLock adalah aplikasi yang berfungsi untuk keamanan jaringan data sehingga terbebas dari hacker maupun sniffer. Selain itu aplikasi ini juga bisa berfungsi sebagai hotspot locator.

Weplab
weplab adalah tool yang berfungsi untuk memantau keamanan jaringan pada enkripsi WEP yang ada dalam jaringan wireless. Aplikasi ini juga menyediakan berbagai fitur serangan sehingga dapat memperkirakan syarat minimum dalam membobol keamanan dari jaringan tersebut.

WIFI Internet Access Blocker version 2.0.2
WiFi Internet Access Blocker adalah aplikasi yang berfungsi untuk menjaga jaringan wireless Anda yang terkoneksi ke Internet agar tidak disusup oleh orang lain yang ingin menggunakan internet tanpa seijin Anda.

ManageEngine WiFi Manager 4.0
WiFi Manager adalah aplikasi untuk mengelola koneksi jaringan wireless 802.11a/b/g. Aplikasi ini menawarkan tampilan berbasis web. Dengan begitu pengelolaan koneksi wireless keseluruhan jaringan dapat dengan mudah dilakukan.

WirelessMon v1.0 1000
WirelessMon adalah aplikasi yang berfungsi untuk memantau keadaan jaringan wireless yanga ada disekitar area Anda. Selain itu beberapa informasi mengenai jaringan wireless tersebut juga dapat diketahui.

SingleClick Wireless Security 2.0
Tool ini akan membantu anda dalam menjaga keseluruhan sistem keamanan jaringan wireless. Anda dapat dengan mudah mengkonfigurasi router ataupun berbagai alat pengelola jaringan lainnya.

Wi-Fi Defense
Wi-Fi Defense adalah aplikasi yang beroperasi dibalik layar, dan akan memberikan pemberitahuan apabila ada hardware yang akan masuk kedalam jaringan wireless tersebut. Pemberitahuan tersebut tersedia dalam icon dan popup window.

Zonerider Gateway 2.0
Zonerider adalah aplikasi yang memperbolehkan pembagian akses jaringan wireless kepada orang lain. Istilahnya PC kita dapat sebagai hotspot jaringan. Apabila PC kita terdapat akses internet maka mereka yang tergabung dalam jaringan tersebut akan dapat menikmati koneksi internet tersebut.










KONEKTOR RJ 45




Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan.
Fungsi konektor : Memudahkan penggantian pesawat telpon atau memudahkan untuk dipindah-pindah serta mudah untuk dicabut tanpa khawatir tersengat aliran listrik
Jika dipasang sesuai dengan petunjuk pemasangan maka akan menghemat tagihan telpon sampai 30%. Dengan memakai alat ininmaka akan memperoleh suatu nilai tambah berkomunikasi. jack (RJ) adalah standar fisik
jaringan - baik konstruksi dan wiring jack pola - untuk menghubungkan telekomunikasi, data atau peralatan (umum, sebuah jack telepon) atau jaringan komputer peralatan ke layanan yang disediakan oleh operator lokal tukar, yang panjang jarak operator, atau jaringan data dalam kasus yang RJ45 Konektor. The standard designs for these connectors and their wiring are named RJ11 , RJ14 , RJ45 , etc. These interface standards are most commonly used in North America, though some interfaces are used world-wide [ citation needed ] . Standar untuk desain dan konektor kabel yang bernama RJ11, RJ14, RJ45, dll antarmuka standar ini adalah yang paling umum digunakan di Amerika Utara, meskipun beberapa antarmuka yang digunakan di seluruh dunia

Pengertian Kabel UTP
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah suatu kabel yang digunakan sebagai
media penghubung antar computer dan peralatan jaringan (hub atau switch). Kabel UTP
merupakan salah satu kabel yang paling popular saat yang di gunakan untuk membuat
jaringan computer. Dibandingkan dengan kabel lain kabel UTP merupakan kabel yang
sering di pakai untuk membuat jaringan computer.. Kabel ini berisi empat pasang (pair)
kabel yang tiap pair-nya dipilin (twisted) atau disusun spiral atau saling berlilitan . Keempat
pasang kabel (delapan kabel) yang menjadi isi kabel berupa kabel tembaga tunggal yang
berisolator . Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded) sehingga kurang tahan
terhadap interferensi elektromagnetik. Yang dimaksud dengan kabel UTP adalah hanya
kabelnya, sedangkan untuk menhubungkan dengan computer di butuhkan suatu connector.
Connectors (8P8C) yang biasa disebut RJ-45 (RJ=register jack) merupakan pasangan dari
kabel UTP.
Kabel UTP memiliki karakteristik yaitu :
Connector yg dipakai pada ujung kabel (semua jenis/category) UTP adalah RJ45
terdiri dari 4 pasang (pair) kabel yang dipilin (twisted).
1 pasang untuk Tx (mengirim informasi) yaitu pada pin nomor 1 (TX+) dan 2 (TX-).
1 pasang untuk Rx (menerima informasi) yaitu pada pin nomor 3 (RX+) dan 6 (RX-).
2 pasang tidak terpakai (Not Connected), yg dpt digunakan untuk mengirim daya listrik
(power over Ethernet) untuk mencatu perangkat yg ada di ujung kabel UTP
kabel straight: jika ujung A terkoneksi langsung dengan ujung B (TXA-TXB, RXA-RXB).
kabel cross: jika ujung A terkoneksi silang dengan ujung B (TXA-RXB, RXA-TXB).
kabel straight digunakan untuk menghubungkan komputer dengan hub (switch)
kabel cross digunakan untuk menghubungkan hub (switch) dengan hub (switch) lainnya.
maksimum panjang kabel UTP yg dpt dipakai untuk menyalurkan informasi adalah 50
meter.Kategori Kabel UTP
Kabel UTP mempunyai beberapa kategori. Dalam setiap kategori tersebut memiliki
kegunaan dan fungsi yang berbeda.walaupun kita tidak akan memakai semua ketogori dari
kabel UTP akan tetapi kita perlu tahu kegunaan dan fungsi dari masing – masing kategori
tersebut.
Kategori 1
merupakan kabel UTP dengan kualitas transmisi terendah, yang didesain untuk
mendukung koneksi atau komunikasi suara analog saja. Kabel Cat1 digunakan sebelum
tahun 1983 untuk menghubungkan telefon analog Plain Old Telephone Service (POTS) dan
ISDN. Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat1 membuatnya
kurang sesuai untuk digunakan sebagai kabel untuk mentransmisikan data digital di dalam
jaringan komputer, dan karena itulah tidak pernah digunakan untuk tujuan tersebut.
Kategori 2
adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan
kabel UTP Category 1 (Cat1), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara
digital. Kabel ini dapat mentransmisikan data hingga 4 megabit per detik (4Mbps).
Seringnya, kabel ini digunakan untuk menghubungkan node-node dalam jaringan dengan
teknologi Token Ring network dan protocol localtalk (Apple) dari IBM. Karakteristik
kelistrikan dari kabel Cat2 kurang cocok jika digunakan sebagai kabel jaringan masa kini.
Kategori 3
adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang didesain untuk data network
dengan frequensi hingga 16Mhz dan lebih populer untuk protocol ethernet dengan
kecepatan data hingga 10 Mbps. Kabel UTP Cat3 menggunakan kawat-kawat tembaga 24-gauge
dalam konfigurasi 4 pasang kawat yang dipilin (twisted-pair) yang dilindungi oleh
insulasi. Cat3 merupakan kabel yang memiliki kemampuan terendah (jika dilihat dari
perkembangan teknologi Ethernet), karena memang hanya mendukung jaringan 10BaseTsaja. Seringnya, kabel jenis ini digunakan oleh jaringan IBM Token Ring yang
berkecepatan 4 megabit per detik, sebagai pengganti Cat2.
Kategori 4
adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan
kabel UTP Category 3 (Cat3), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara
hingga kecepatan 16 megabit per detik, sehingga dapat digunakan untuk protocol 16 Mbps
token ring (IBM) dengan kecepatan data hingga 20 Mbps. Kabel ini menggunakan kawat
tembaga 22-gauge atau 24-gauge dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin
(twisted pair) yang dilindungi oleh insulasi. Kabel ini dapat mendukung jaringan Ethernet
10BaseT, tapi seringnya digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 megabit per detik.
Kategori 5
adalah kabel dengan kualitas transmisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan
kabel UTP kategory 4, yang didesain untuk mendukung komunikasi data serta suara pada
kecepatan hingga 100 megabit per detik(100Mbps). Kabel ini menggunakan kawat tembaga
dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) dan dilindungi oleh
insulasi. Kabel ini telah distandardisasi oleh Electronic Industries Alliance (EIA) dan
Telecommunication Industry Association (TIA). Kabel Cat5 dapat mendukung jaringan
Ethernet (10BaseT), Fast Ethernet(100BaseT), hingga Gigabit Etheret (1000BaseT). Kabel
ini adalah kabel paling populer, mengingat kabel serat optik yang lebih baik harganya
hampir dua kali lipat lebih mahal dibandingkan dengan kabel Cat5. Karena memiliki
karakteristik kelistrikan yang lebih baik, kabel Cat5 adalah kabel yang disarankan untuk
semua instalasi jaringan. Karakteristik
Nilai pada frekuensi 10 MHz Nilai pada frekuensi 100 MHz Attenuation 20dB/1000
kaki 22dB/1000ka. Near-end Cross- Talk 47 dB/1000 kaki 32.3 dB/1000 kaki
Resistansi 28.6 Ohm/1000 kaki 28.6 Ohm/1000 kaki Impendansi 100 Ohm
(±15%) 100 Ohm (±15%) Kapasitansi18 picoFarad/kaki 18 picoFarad/kak
Structural return Loss 16 Db 16 dB Delay skew 45 nanodetik/100 meter 45 nanodetik/100
meterKategori 5e
Frequensi dan kecepatan sama dengan cat-5 tetapi lebih support gigabyte ethernet
network. Kabel kategori 5e disebut juga Enhanced Category 5, karena kabel ini
merupakan versi perbaikan dari kabel UTP Cat5, yang menawarkan kemampuan yang
lebih baik dibandingkan dengan Cat5 biasa. Kabel ini mampu mendukung frekuensi
hingga 250 MHz, yang direkomendasikan untuk penggunaan dalam jaringan
Gigabit Ethernet, meskipun menggunaan kabel UTP Category 6 lebih disarankan
untuk mencapai kinerja tertinggi.
Pengabelan UTP Category 5:


Pengabelan UTP Category 5 Straight Pengabelan UTP Category 5 Crossover Dalam
menghubungkan jaringan Ethernet dengan menggunakan kabel UTP Category 5, terdapat
dua strategi pengabelan, yakni CrossOver cable dan Straight-through cable. Perbedaan
Cross Over kabel dan Straight-trough cable. Kabel Crossover digunakan untuk
menghubungkan dua perangkat yang sama NIC dengan NIC, router dengan router danhub
dengan hub. Kabel CrissOver T568A vs T568A atau T568B vs T568B (lebih sering
dipakai), kedua ujung susunannya: putihhijau-hijau-putihoranye-biru-putihbiru-oranye-putihcoklat-
coklat. Kabel Straight-through digunakan untuk menghubungkan NIC dengan
hub atau NIC dengan switch, pc dengan router/hub/switch, dan hub dengan router.
Menggunakan T568A vs T568B. Satu ujung susunannya: putihoranye-oranye-putihhijau-biru-
putihbiru-hijau-putihcoklat-coklat dan ujung lainnya susunannya: putihhijau-hijau-putihoranye-
biru-putihbiru-oranye-putihcoklat-coklat.Kategori 6
Memiliki kecepatan up to 250Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan cat-5e.
Gambar kabel kategori 6.
Kategori 6a
Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps.
Kategori 7
Di desain untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz
Berdasarkan kapasitas kabel UTP dapat di bedakan menjadi 3 category (cat) :
UTP cat 3 untuk sistem 10Base-T (Standard Ethernet) dgn speed 10Mbps.
Ø
UTP cat 5 untuk sistem 100Base-T (Fast Ethernet) dgn speed 100Mbps.
Ø
UTP cat 5 Enhanced untuk sistem 1000Base-T (Gigabit Ethernet) dgn speed
Ø
1Gbps.
Instalasi Kabel UTP
Dari 8 kabel (4 pair) UTP kabel, yang terpakai sebetulnya hanya 4 kabel (dua
pair). dua kabel untuk TX atau transfer data dan dua kabel untuk RX atau menerima data.
Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak boleh sembarangan mengambil
kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel yang dipakai haruslah dua pair atau dua
pasang. Tanda kabel satu pasang adalah kabel tersebut saling melilit dan memiliki warna
/ stripe yang sama. Menurut standar TIA/EIA-568-B pasangan kabel yang dipakai adalah
pasangan orange-orange putih dan hijau-hijau putih.Sementara pin yang dipakai dari delapan pin yang dimiliki RJ-45 yang terpakai adalah
Pin nomor 1-2-3-6 sementara nomor 4-5-7-8 tidak terpakai untuk transfer dan receive
data Alias nganggur.
Berikut ini susunan kabel standar menurut warna pada posisi stright dan pada posisi
cross.
Crossover / cross cable adalah kabel yang secara manual maping signal output pada satu
konektor ke input di konektor yang satu nya lagi atau TX + dari satu konektor di Maping
ke RX + di konektor yang lain dan TX - di konektor yang satu ke RX - di konektor yang
lain.
Susunan kabel berdasar TX dan RX adalah sebagai berikut. Silahkan klik gambar tabel
dibawah.
Cross cable biasa dipakai untuk koneksi dari PC to PC / PC to Router, Pokoknya semua
koneksi dari alat yang biasanya koneksi melalui switch atau hub tetapi dipasang secara
langsung. Berikut ini contoh posisi kabel dalam kondisi crossover.
Gambar paling kiri adalah posisi warna pada satu sisi dan sisi yang lainnya berdasarkan
standar internasional T568A dan T568B. Nomor konektor dihitung dari sebelah kiri
dengan kondisi konektor bagian pinnya menghadap kita.Gambar tengah adalah contoh kabel cross yang sudah jadi dan gambar berikutnya adalah
contoh cross over adapter yaitu alat yang bisa membuat stright cable menjadi cross
apabila anda tidak ingin merubah konektor dengan cara memotong nya.
Sementara untuk stright cable anda tidak perlu repot memikirkan cross over anda cukup
menyamakan posisi kabel di satu sisi dengan sisi lainnya.
Pemasangan / Merangkai Kabel (Cremping )
1) Siapkan semua peralatan terutama kabel, konektor RJ-45 dan Crimping tool.
2) Kupas bagian luar kabel (pembungkus kabel-kabel kecil) kira-kira sepanjang 1 cm
dengan menggunakan pengupas kabel yang biasanya ada pada crimp tool (bagian
seperti dua buah silet saling berhadapan itu untuk mengupas)
3) Susun kabel sesuai dengan keperluan. Untuk konektor pertama selalu susun
dengan susunan standar untuk Stright atau T568A. Apabila anda merasa kurang
nyaman dengan susunan kabel coba tarik sedikit semua kabel yang telah dikupas
sementara tangan yang satu lagi memegang bagian kabel yang tidak terkupas.
Kemudian susun kembali dengan cara memelintir dan membuka lilitan pasangan
kabel.
4) Rapihkan susunan kabel dengan cara menekan bagian yang dekat dengan
pembungkus kabel supaya susunan kabel terlihat rata.
5) Potong ujung-ujung kabel yang tidak rata dengan pemotong kabel (bagian yang
hanya memiliki satu buah pisau dan satu bagian lagi datar pada crimp tool adalah
pemotong kabel) sampai rapih. Usahakan jarak antara pembungkus kabel sampai
ujung kabel tidak lebih dari 1cm.
6) Dengan tetap menekan perbatasan antara kabel yang terbungkus dan kabel yang
tidak terbungkus, coba masukan kabel ke konektor RJ-45 sampai ujung-ujungkabel terlihat dibagian depan konektor RJ-45. Kalau masih belum coba terus
ditekan sambil dipastikan posisi kabel tidak berubah.
7) Setelah anda yakin posisi kabel tidak berubah dan kabel sudah masuk dengan baik
ke konektor RJ-45 selanjutnya masukan konektor RJ-45 tersebut ke crimpt tool
untuk di pres. Ketika konektor dalam kondisi didalam crimp tool anda bisa
memastikan kembali kabel sudah sepenuhnya menyentuh bagian dapet RJ-45
dengan cara mendorong kabel kedalam RJ-45. Pastikan juga bahwa bagian
pembungkus kabel sebagian masuk kedalam konektor RJ-45.
8) Kemudian anda bisa menekan crimp tool sekuat tenaga supaya semua pin RJ-45
masuk dan menembus pelindung kabel UTP yang kecil. Apabila anda kurang kuat
menekan kemungkinan kabel UTP tidak tersobek oleh pin RJ-45 sehingga kabel
tersebut tidak konek. Dan apabila pembungkus bagian luar tidak masuk kedalam
konektor RJ-45, apabila kabel tersebut sering digerak-gerakan, kemungkinan
besar posisi kabel akan bergesar dan bahkan copot.
9) Lakukan langkah-langkah diatas untuk ujung kabel yang satu nya lagi.
10) Apabila anda yakin sudah memasang kabel UTP ke RJ-45 dengan kuat
selanjutnya adalah test dengan menggunakan LAN tester apabila ada. Apabila
anda tidak memiliki LAN tester jangan takut anda cukup melihat kembali kabel
yang sudah terpasang, memastikan bahwa anda sudah cukup kuat memasang nya
dan semua ujung kabel terlihat dari bagian depan RJ-45 maka hampir bisa
dipastikan pemasangan kabel UTP tersebut sukses.








Kabel Jaringan

Kabel Coaxial
Kabel Coaxial atau populer dipanggil “coax” terdiri atas konduktor
silindris melingkar yang mengelilingi sebuah kabel tembaga ini yang
konduktif. Untuk LAN, kabel coaxial menawarkan beberapa keunggulan.
Antara lain dapat dijalankan dengan tanpa banyak bantuan dari
repeater.
Ada beberapa jenis kabel coaxial, yaitu :
1. Kabel Coaxial Thinnet ( Kabel RG-58 )
Kabel Coaxial Thinnet atau Kabel RG-58 biasa disebut
dengan kabel BNC, singkatan dari British Naval
Connector. Sebenarnya BNC adalah nama konektor yang
dipakai, bukan nama kabelnya.
Kelebihan menggunakan kabel RG-58 adalah :
-Fleksibel, mudah dipakai untuk instalasi dalam
ruangan.
-Dapat langsung dihubungkan ke komputer
menggunakan konektor BNC.
Spesifikasi teknis dari kabel ini adalah :
-Mampu menjangkau bentangan maksimum 185
meter.
-Impedansi Terminator 50 Ohm.
Fungsi:

Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan
radio amatir terutama untuk transceiver yang tidak
memerlukan output daya yang besar.
2. Kabel Coaxial Thicknet ( Kabel RG-8 )

Kabel Coaxial Thicknet atau Kabel RG-8 adalah kabel
coaxial yang dipakai untuk instalasi antar gedung,
Spesifikasi kabel ini sama dengan dengan Kabel Coaxial
Thinnet, hanya bentuk fisiknya lebih besar. Karena lebih
besar, kabel ini dapat menampung data yang lebih banyak
sehingga cocok untuk instalasi sebagai backbone jaringan.
Spesifikasi Teknis dari kabel ini adalah :

-Mampu menjangkau bentangan maksimum 500
meter.
-Impedansi terminator 50 Ohm.
-Membutuhkan Transceiver sebelum dihubungkan
dengan komputer.
Supaya komputer dapat terhubung ke jaringan thicknet,
diperlukan transceiver. Koneksi antara Network Adapter
Card dengan transceiver dibuat dengan menggunakan drop
cable untuk menghubungkan Transceiver dengan
Attachment Unit Interface ( AUI ) pada Network
Adapter Card. Interface dari AUI berbentuk DB-15.
Bila dibandingkan antara Thicknet dengan thinnet,
instalasi kabel thicknet jauh lebih sulit karena sifatnya
lebih kaku dan tidak fleksibel. Tetapi melihat kapasitas
data dan jarak yang bisa dijangkau, jenis kabel ini masih
menjadi favorit sebagai penghubung antar gedung.
Konektor :

1. BNC Kabel konektor
Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2. BNC T konektor
Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3. BNC Barrel konektor
Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4. BNC Terminator
Untuk menandai akhir dari topologi bus.
Sesuai dengan kapasitas maksimal dari kabel coaxial, Ethernet
dengan media transmisi coax hanya ada satu kecepatan transfer
data (10 Mbps).
Terminator yang dapat digunakan adalah terminator dengan nilai
resitansi sebesar 50 OHM.
Penggunaan kabel lebih dari yang disarankan sangat tidak
dianjurkan karena dapat mengurangi performansi dari jaringan
komputer tersebut.
Kabel ini masih digunakan sebagai segmen tulang belakang
(backbone) untuk penyambung di dalam sistem ethernet karena
biayanya murah.
Karakteristik lain dari media tipe ini :

PELINDUNG INTERFERENSI : ada
MAKS. BANDWITH : 10 Mbps
MAKS. KABEL : 500 meter
SOKET : BNC (Bayonet Naval Conector)
BIAYA : murah dibanding UTP
TOPOLOGI FISIK : Bus
INSTALLASI : sederhana
B. Kabel Terpilin

Ada beberapa jenis kabel terpilin, yaitu:
.1 UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel UTP yang biasa digunakan adalah kabel yang terdiri
dari 4 pasang kabel yang terpilin. Dari 8
buah kabel yang ada pada kabel ini, hanya digunakan 4 buah saja
untuk dapat mengirim dan menerima data (Ethernet). Perangkat
lain yang berkenaan dengan penggunaan jenis
kabel ini adalah konektor kabel UTP (RJ-45) dan HUB/SWITCH.
Ada beberapa klasifikasi kabel yang digunakan untuk jaringan
twisted-pair, tapi yang paling
populer adalah Category 5 (CAT 5). Masih ada beberapa
klasifikasi untuk CAT 5 ini, untuk pemakaian biasa
digunakan CMR Cable. Kabel CAT 5 dijual dalam bentuk rol di
dalam karton berlubang untuk memudahkan penanganannya.
Pada ujung-ujung kabel CAT 5 ini dipasangkan konektor yang
dikenal sebagai konektor RJ-45 (RJ dari kata ‘Registered
Jack’). Konektor RJ-45 ini mirip dengan konektor pada kabel telepon
(RJ-11). Bila pada kabel telepon menggunakan tiga pasang kawat,
maka kabel network ini menggunakan empat pasang.
Ada dua macam pemasangan yang menghasilkan ‘Ujung A’ (End
A) dan ‘Ujung B’ (End B). Urutan pemasangan kawat pada
konektor yang dikenal
sebagai End A dan End B ini pada dasarnya adalah standar
EIA568A dan EIA568B. Kabel CAT 5 yang kerdua ujungnya
adalah Ujung A disebut sebagai
straight-through cable (kabel langsung), sedangkan bila yang
satu Ujung A dan yang lainnya Ujung B dinamakan cross-over
cable (kabel silang).
Skema Kabel dengan menggunakan H U B
Skema Kabel Langsung ( Pear to Pear )
Apabila ingin menghubungkan dua komputer langsung tanpa
menggunakan hub dengan kabek network, maka yang diperlukan
adalah cross-over cable. Hubungan komputer
dengan menggunakan hub memerlukan straight through cable.
Sebenarnya pada kabel CAT 5 tidak semua kawat terpakai.
Hanya kawat yang terhubung pada pin nomor 1, 2 ,3 dan 6
yang terpakai sedangkan kawat yang terhubung pada pin nomor
4, 5, 7 dan 8 tidak terpakai.
Perangkat yang berhubungan dengan UTP

Alat-alat yang berhubungan dengan pemakaian kabel UTP :
1. Konektor RJ-45.
a. RJ-45 : untuk jaringan komputer.
Gambar RJ-45
b. RJ-11 : untuk kabel telepon.
Gambar RJ-11
2. Tang Crimping (Scrimping tools).
Untuk pemasangan konektor RJ-45 pada kabel
UTP,digunakan tang khusus yang disebut “crimp
tool” yang memiliki 8 pin untuk menekan pin-pin
tembaga pada konektor tersebut. Alat ini gunanya
untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke
kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah
tidak bisa dicopot lagi konektornya.
Gambar Scrimping Tools
3. LAN Tester.
Sebuah LAN tester juga diperlukan untuk
mengetes apakah kabel UTP sudah terpasang
dengan benar.Bentuknya seperti kotak dan ada
lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedapkedip.
Gambar LAN Tester
4. Hub
Gambar HUB
Hub merupakan perangkat pengubung dalam
suatu jaringan komputer. Pada jaringan bertopologi
star, hub adalah perangkat dengan banyak port yang
memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini
komputer yang sudah memasang NIC) bergabung
menjadi satu jaringan. Hub memiliki 4 – 24 port plus
1 port untuk ke server atau hub lain. Dalam
menghubungkan antara hub dengan computer atau
hub dengan hub lain dapat digunakan kabel UTP
yang telah dipasang konektor RJ-45 atau RJ-11.
Pemasangan kabel ini disesuaikan dengan
kebutuhan.
5. Bridge
Gambar Bridge
Bridge adalah perangkat yang berfungsi
menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge
bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda-beda
atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan
alamat ethernet dari setiap node yang ada pada
masing-masing segmen jaringan dan
memperbolehkannya hanya lalu lintas data yang
diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah
paket, bridge menentukan segmen tujuan dan
sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak,
jika segmennya berbeda, paket akan diteruskan ke
segmen tujuan. Bridge juga bisa mencegah pesan
rusak untuk tak menyebar keluar dari satu segmen.
6.Router
Gambar Router
Router bekerja dengan cara yang mirip dengan
bridge. Perbedaannya router menyaring (filter) lalu
lintas data. Penyaringan dilakukan bukan dengan
melihat alamat paket data, tetapi dengan
menggunakan protokol tertentu. Router muncul
untuk menangani perlunya membagi jaringan secara
logical bukan fisikal. Sebuah IP router bisa membagi
jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya
lalu lintas yang ditujukan untuk IP address tertentu
yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lain.
Kabel UTP mempunyai ciri :

PELINDUNG INTERFERENSI : tidak ada
MAKS. BANDWITH : 100 Mbps
MAKS. KABEL : 100 meter
SOKET : RJ-45 (RJ = Registered Jack)
BIAYA : murah
TOPOLOGI FISIK : Star, Extended Star, Tree
INSTALLASI : Mudah
Beberapa Kategori (CAT) Kabel UTP :

Kategori 1 : Memiliki kualitas transmisi terendah disbanding
dengan category yang lain. Didesain untuk
mendukung sinyal analog. Kabel UTP kategori 1
ini biasa digunakan untuk sambungan telepon
analog atau yang dahulu disebut sebagai POTS
(Plain Old Telephone Service) dan ISDN.
Kategori 2 : Kabel UTP Cat 2 merupakan kabel UTP yang
memiliki kualitas transmisi diatas kualitas UTP
Cat 1. UTP Cat 2 didesain untuk mendukung
transmisi komunikasi data maupun suara
digital. Kecepatan transmisi data yang dimiliki
oleh UTP Cat 2 ini mencapai 4 mbps. Biasanya
diguakan untuk protocol localtalk (Apple).
Kategori 3 : Untuk protocol ethernet dengan kecepatan
data hingga 1 Mbps.
Kategori 4 : Untuk protocol 16 Mbps token ring (IBM)
dengan kecepatan data hingga 20 Mbps.
Kategori 5 : Untuk protocol fast ethernet dengan kecepatan
data hingga 100 Mbps.
Kategori 5+ : Kecepatan transmisi data maksimal 1000
Mbps.
Kategori 6 : Kabel UTP Category 6 (Cat 6) merupakan jenis
kabel UTP yang memiliki kualitas transmisi
yang jauh lebih baik bila dibandingkan dengan
kabel UTP dengan kategory 5. UTP Cat 6 ini
telah didesain dengan sedemikain rupa,
sehingga mamiliki kemampuan untuk
mendukung komunikasi data dan suara dengan
kecepatan transmisi mencapai lebih dari 10
gbps(Giga Byte per Second).
Kategori 7 : Kabel UTP Category 7 (Cat 7) merupakan jenis
kabel UTP yang memiliki kualitas transmisi
yang jauh lebih baik bila dibandingkan dengan
kabel UTP dengan kategory 6. UTP Cat 7 ini
telah didesain dengan sedemikain rupa,
sehingga mamiliki kemampuan untuk bekerja
pada frekuensi lebih dari 600 MHz.
Fungsi:

Sebagai contoh penggunaan kabel UTP untuk sehari-harinya
adalah digunakan untuk LAN dan kabel telpon. Salah satu alasan
utama kenapa jenis kabel UTP ini sangat popular dibandingkan
dengan jenis kabel lainnya adalah karena penggunaan Kabel UTP
sebagai kabel telpon. Karena banyak gedung menggunakan kabel
ini untuk sistem telepon dan juga biasanya ada kabel extra yang
dipasang untuk memenuhi pengembangan di masa mendatang.
Karena kabel ini juga bisa digunakan untuk mentransmisikan data
dan juga suara, maka menjadi pilihan untuk membangun jaringan
komputer. Yang membedakan antara telpon dengan komputer
dalam hal penggunaan kabel UTP ini adalah terletak pada jacknya
atau konektornya. Pada komputer digunakan RJ-45, yang
dapat menampung 8 koneksi kabel sedangkan pada telpon
digunakan RJ-11, dapat menampung 4 koneksi kabel dan
ukurannya lebih kecil. Lebih jelasnya bisa dilihat koneksi dari
telpon anda yang menggunakan RJ-11.
.2 STP (Shielded Twisted Pair)

Dilihat dari namanya Shielded Twisted Pair, kabel networking
tipe ini terdiri dari 4 pasang dawai kabel yang masing-masing
pasang dipelintir.
Kabel STP mengkombinasikan teknik-teknik perlindungan dan
antisipasi tekukan kabel. STP yang diperuntukkan bagi instalasi
jaringan ethernet memiliki resistansi atas interferensi
elektromagnetik dan frekuensi radio tanpa perlu meningkatkan
ukuran fisik kabel.
Kabel STP memiliki kelebihan dan kekurangan persis sama
dengan kabel UTP, memiliki satu hal keunggulan yakni jaminan
proteksi jaringan dari interferensi-interferensi eksternal dan
harganya lebih mahal dari UTP.
Tidak seperti kabel Coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukan
bagian dari sirkuit data, karena itu perlu di-ground pada setiap
ujungnya. Kabel STP tidak dapat dipakai dengan jarak lebih jauh
tanpa bantuan device penguat (repeater).
Konektor RJ-45 & Tang Crimping
Konektor RJ-45 digunakan untuk memasang kabel UTP dan
memiliki 8 buah pin sebagai media transmisi data. Kabel UTP
disusun berdasarkan warna yang telah ditentukan (urutan
STRAIGHT atau CROSS) kemudian dimasukkan ke konektor RJ-
45 dengan menggunakan sebuah tang khusus bernama tang
crimping.
Karakteristik media tipe ini :

PELINDUNG INTERFERENSI : ada
MAKS. BANDWITH : 100 Mbps
MAKS. KABEL : 100 meter
SOKET : RJ-45 (RJ = Registered Jack)
BIAYA : lebih mahal dibanding UTP
TOPOLOGI FISIK : Star & Token Ring
INSTALLASI : lebih sulit dibanding UTP
Fungsi:

Kabel jenis ini digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Kabel
STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada
jaringan Token-Ring IBM.
C. Fiber Optic

Kabel fiber optik dibuat dari kaca yang dibungkus oleh pelindung dan
material penguat. Fiber optik menggunakan cahaya untuk menghantar
isyarat, berbeda dengan kabel tembaga yang menggunakan sinyal
elektronik. karena itu kabel jenis ini tidak terpengaruh dengan
gangguan elektromagnet.
Kabel fiber optik sangat sesuai digunakan di
kawasan yang banyak gangguan
elektromagnet dan jarak yang jauh.
Kabel fiber optik mendukung transmisi data berkecepatan tinggi tidak
sama halnya dengan kabel tembaga (UTP dab Coaxial). besarnya data
yangi dapat
di transmisikan memungkinkan penggunaan komunikasi yang
membutuhkan kecepatan seperti video konference. 10BaseF, 100BaseF,
1000BaseF merujuk kepada spesifikasi fiber optik
yang membawa sinyal ethernet, angka F merujuk kepada Fiber.
Connector yang selalu digunakan untuk menyambung kabel fiber optik
ialah ST connector yang menyerupai BNC Connector. Namun begitu SC
connector akan menjadi lebih populer
karena mudah digunakan.
Gambar ST Connector
Penggunaan fiber optik umumnya digunakan pada jaringan besar dan
jaringan tulang punggung (backbone). Tipe ini berisi satu serat kaca
tipis yang mengalirkan data dalam pulsa
cahaya. Cahaya pulsa merepresentasikan informasi digital yang dibawa
melalui jaringan. Harga dan instalasi fiber optik memang mahal
walaupun kini semakin turun karena itu pada umumnya
orang kemudian mengkombinasikannya dengan kabel tembaga.
Beberapa keuntungan kabel fiber optic:

· Kecepatan: jaringan-jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi, mencapai gigabits per second
· Bandwidth: fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
· Distance: sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”.
· Resistance: daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan perangkat-perangkat elektronik seperti radio, motor, atau bahkan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya.
Maintenance: kabel-kabel fiber optic memakan biaya perawatan relative murah.
Tipe-tipe kabel fiber optic:

· Kabel single mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8.3 hingga 10 micron. (satu micron besarnya sekitar 1/250 tebal rambut manusia)
· Kabel multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass, dengan kombinasi (range) diameter 50 hingga 100 micron. Setiap fiber dalam kabel multimode mampu membawa sinyal independen yang berbeda dari fiber-fiber lain dalam bundel kabel.
· Plastic Optical Fiber merupakan kabel berbasis plastic terbaru yang memiliki performa familiar dengan kabel single mode, tetapi harganya sedikit murah.
Kontruksi kabel fiber optic
· Core: bagian ini merupakan medium fisik utama yang mengangkut sinyal-sinyal data optical dari sumber ke device penerima. Core berupa helai tunggal dari glass atau plastik yang kontinyu (dalam micron). Semakin beasr ukuran core, semakin banyak data yang dapat diantarkan. Semua kabel fiber optic diukur mengacu pada diameter core-nya.
· Cladding: merupakan lapisan tipis yang menyelimuti fiber core.
· Coating: adalah lapisan plastik yang menyelimuti core dan cladding. Penyangga coating ini diukur dalam micron dan memilki range 250 sampai 900 micron.
· Strengthening fibers: terdiri atas beberapa komponen yang dapat menolong fiber dari benturan kasar dan daya tekan tak terduga selama instalasi
Cable jacket: merupakan lapisan terluar dari keseluruhan badan kabel.

Karakteristik dan ciri-ciri media tipe ini adalah :

PELINDUNG INTERFERENSI : ada
MAKS. BANDWITH : 100 Mbps ~ 1 Gbps
MAKS. KABEL : 2000 meter
SOKET : ST (Spring Loaded Twist)
BIAYA : mahal jika
TOPOLOGI FISIK : Bus & Star
INSTALLASI : paling rumit
Fungsi:

Kabel Fiber Optik banyak digunakan pada jaringan WAN untuk
komunikasi suara dan data.
D. Konektor BNC
Male 50 ohm BNC Konektor
BNC (bayonet Neill-Concelman) Konektor yang sangat umum adalah jenis RF Konektor digunakan untuk terminating coaxial cable
Penggunaan Konektor BNC yang digunakan untuk koneksi sinyal RF, untuk analog dan Serial Digital Interface sinyal video, antena sambungan radio amatir, elektronik penerbangan (avionics) dan berbagai jenis peralatan elektronik ujian.
Konektor BNC adalah alternatif dari
Konektor RCA komposit bila digunakan untuk video pada perangkat video komersial, walaupun banyak konsumen elektronik dengan perangkat RCA jacks dapat digunakan dengan BNC hanya peralatan komersial video melalui adaptor sederhana. Konektor BNC yang umum digunakan pada 10base2 tipis jaringan Ethernet, baik pada kabel interconnections dan kartu jaringan, meskipun ada sebagian besar telah diganti dengan yang baru, kabel perangkat Ethernet tidak menggunakan coaxial cable. Beberapa jaringan ARCNET menggunakan BNC-terminated coax.

Spesifikasi

BNC konektor ada di versi 50 dan 75 ohm. Awalnya semua itu 50 ohm dan digunakan dengan kabel impedances yang lain, mismatch kecil yang diabaikan di frekuensi rendah. 75 ohm jenis yang kadang-kadang dapat diakui oleh berkurangnya atau tidak ada dielectric dalam perkawinan berakhir. Berbagai versi yang dirancang untuk pasangan satu dengan yang lain, [1] walaupun Impedance mismatch dalam kabel dapat mengakibatkan sinyal reflections. Biasanya, ditentukan untuk digunakan pada frekuensi masing-masing sampai 4 dan 2 GHz,.
Konektor BNC75 ohm terutama yang digunakan untuk video dan DS3 Telco aplikasi kantor pusat sedangkan 50 ohm digunakan untuk data dan RF. Terjadi konvensi di BBC pada konektor BNC yang digunakan untuk video selalu 50 ohm mungkin karena konektor BNC 50 ohm akan merusak soket 75 ohm jika terhubung dalam kesalahan. Many VHF receivers used 75 ohm
antenna inputs so often used 75 ohm BNC connectors. Banyak digunakan receivers VHF 75 ohm antena masukan sehingga sering digunakan konektor BNC 75 ohm.

Sejarah

Konektor yang dinamai setelah bayonet mount mekanisme penguncian dan dua penemu, Paul Neill dari Bell Labs (penemu dari konektor N) dan Amphenol engineer Carl Concelman (penemu dari konektor C), dan jauh lebih kecil dari yang baik N dan C konektor. Lainnya backronyms yang telah BNC dijemput selama bertahun-tahun termasuk: “Anak-Neill Concelman”, “Baby Konektor N”, “British Naval Connector”, “bayonet Nut Connector”, “bayonet Naval Connector”. Dasar untuk pembangunan Konektor BNC besar adalah karya octavio M. Salati, lulusan dari Moore Sekolah Teknik Elektro dari Universitas Pennsylvania (BSEE’36, PhD’63). Dia filed paten di 1945 (diberikan 1951) ketika bekerja di Hazeltine Elektronik Corporation untuk ditempatkan pada kabel konektor di konektor coaxial yang akan meminimalkan gelombang refleksi / kerugian.

Konektor Similar

J Thread versi dari konektor BNC, yang dikenal sebagai Konektor TNC (untuk Threaded Neill-Concelman) juga tersedia. Memiliki performa unggul dengan konektor BNC pada gelombang frekuensi.
Triaxial Konektor BNC
Konektor BNC umum digunakan di NIM elektronik, tetapi sekarang sering diganti dengan Lemo 00 miniatur konektor yang memungkinkan untuk densities tinggi. Untuk tegangan tinggi, konektor MHV dan SHV biasanya digunakan. Konektor MHV mudah keliru untuk konektor BNC dan dapat dibuat ke jantan dengan memaksa mereka dengan kasar. Konektor SHV yang dikembangkan sebagai alternatif yang lebih aman ke konektor MHV dan tidak akan intermate biasa dengan konektor BNC.
Di USSR, konektor BNC telah disalin sebagai konektor SR-50 (Rusia: СР-50) dan SR-75 (Rusia: СР-75). Konektor ini sedikit berbeda dimensi (sebagai akibat dari recalculating ke Imperial Metric system), namun umumnya yang dapat dengan BNC, terkadang dengan kekuatan diterapkan.
Twin BNC (juga dikenal sebagai twinax) menggunakan konektor yang sama bayonet latching shell sebagai Konektor BNC biasa, namun mengandung dua independen kontak poin (satu lelaki dan satu perempuan), yang memungkinkan sambungan dari 78 atau 95 ohm ohm tameng
diferensial pasangan seperti RG -108A. [3] Mereka mampu beroperasi pada 100 MHz dan 100 volts. Twin konektor BNC tidak akan intermate biasa dengan konektor BNC.
Triaxial (juga dikenal sebagai triax) adalah konektor BNC pada varian yang membawa kedua sinyal dan menjaga serta tanah konduktor. Ini digunakan dalam sistem pengukuran elektronik sensitif, terutama dari Keithley manufaktur. [Kutipan diperlukan] awal yang dirancang dengan ekstra hati hanya sebuah konduktor, namun akan tri-aksial konektor juga termasuk tiga penyeretan pengaturan untuk menyingkirkan suatu kebetulan terpaksa perkawinan dengan sebuah konektor BNC. Adaptors agar ada beberapa kemungkinan interkoneksi antara tri-ax dan konektor BNC.