Admin untuk server biasanya
merupakan pemilik dan pemodal dari server. Atau, pemilik dapat memberikan hak
administrator untuk pemain reguler (atau anggota klan) di server.
Anda juga dapat bekerja
sebagai Admin Server dan menjadi otak dari sebuah perusahaan.
Peran Server Administrator
adalah untuk merancang, memasang, mengelola, dan mengoptimalkan server
perusahaan dan komponen terkait untuk mencapai kinerja yang tinggi dari
berbagai aplikasi bisnis yang didukung oleh tuning server yang diperlukan. Ini
termasuk memastikan ketersediaan aplikasi client / server, mengkonfigurasi
semua implementasi baru, dan mengembangkan proses dan prosedur untuk manajemen
berkelanjutan lingkungan server. Apabila diperlukan, Administrator Server akan
membantu dalam mengawasi keamanan fisik, integritas, dan keamanan pertanian
pusat / server data.
ADMINISTRASI SERVER DALAM JARINGAN
Didalam suatu jaringan yang
mempunyai server sebagai pengatur dari workstation yang ada maka server
memerlukan beberapa kebutuhannya, dibawah ini beberapa kebutuhan dari server.
1. DNS
DNS memiliki beberapa
pengertian, diantaranya adalah sebagai berikut:
Merupakan sistem database
yang terdistribusi yang digunakan untuk pencarian nama komputer di jaringan
yang menggunakan TCP/IP. DNS mempunyai kelebihan ukuran database yang tidak
terbatas dan juga mempunyai performa yang baik.
Merupakan aplikasi pelayanan
di internet untuk menterjemahkan domain name ke alamat IP dan juga sebaliknya
fungsi utama DNS
menerjemahkan nama-nama host
(hostnames) menjadi nomor IP (IP address) ataupun sebaliknya, sehingga nama
tersebut mudah diingat oleh pengguna internet.
memberikan suatu informasi
tentang suatu host ke seluruh jaringan internet.
Struktur DNS
Domain Name Space merupakan
hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama. Domain ditentukan berdasarkan
kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut level yang terdiri dari :
1. Root-Level Domains
merupakan level paling atas
di hirarki yang di ekspresikan berdasarkan periode dan dilambangkan oleh “.”.
2. Top-Level Domains
berisi second-level domains
dan hosts yaitu :
- com : organisasi
komersial, seperti IBM (ibm.com).
- edu : institusi
pendidikan, seperti U.C. Berkeley (berkeley.edu).
- org : organisasi non
profit, Electronic Frontier Foundation (eff.org).
- net : organisasi
networking, NSFNET (nsf.net).
- gov : organisasi
pemerintah non militer, NASA (nasa.gov).
- mil : organisasi
pemerintah militer, ARMY (army.mil).
- xx : kode negara (id:Indonesia,au:Australia)
3. Second-Level Domains
berisi domain lain yang
disebut subdomain. Contoh, unsri.ac.id. Second-Level Domains unsri.ac.id bisa
mempunyai host www.unsri.ac.id
4. Third-Level Domains
berisi domain lain yang
merupakan subdomain dari second level domain diatasnya.
Contoh, ilkom.unsri.ac.id.
Subdomain ilkom.unsri.ac.id
juga mempunyai host www.ilkom.unsri.ac.id.
5.Host Name
domain name yang digunakan
dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk
setiap komputer. Contohnya, jika terdapat www.unsri.ac.id, www adalah hostname
dan unsri.ac.id adalah domain name.
DNS Zone
Terdapat dua bentuk Pemetaan
DNS Zone, yaitu:
- Forward Lookup Zone:
Melakukan pemetaan dari nama menuju IP address
- Reverse Lookup Zone:
Melakukan pemetaan dari IP address menuju nama
2. AD (ACTIVE DIRECTORY)
Active Directory merupakan
komponen yang sangat penting dari IT infrastruktur berbasis pada platform
Windows. Pengguna melakukan berbagai aktivitas di katalog AD sehari-hari,
sehingga organisasi perlu mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk melacak
semua perubahan pada waktu yang tepat. Itulah sebabnya Active Directory manajemen
dan administrasi merupakan isu untuk spesialis TI. Kami memulai serangkaian
artikel yang bertujuan untuk menjelaskan dasar-dasar pengelolaan AD dan
administrasi dalam perusahaan besar.
Bahkan sempurna dirancang,
direncanakan, dan dilaksanakan Direktori Aktif infrastruktur tidak berfungsi
dengan baik tanpa pengawasan sehari-hari dan pemeliharaan. Dalam perusahaan
besar Active Directory akan tunduk pada ribuan perubahan setiap hari
(penciptaan / penghapusan account pengguna, keanggotaan kelompok, hak delegasi,
dll). Untuk menjamin bahwa semua perubahan dalam jaringan dan ruang kerja TI
tidak akan mempengaruhi fungsi Active Directory, maka perlu memonitor setiap
hari dengan bantuan alat manajemen Active Directory.
3. PROXY SERVER
proxy server adalah tekhnik
standar utuk akses internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer
sekaligus dalam sebuah local area network (LAN) melalui sebuah modem atau
sebuah salauran komunikasi.Secara sederhana proxy adalah seseorang atau lembaga
yang bertindak atas nam dati orang lain/lembaga/negara lain.
Proxy server bekerja dengan
menjembatani komputer ke Internet. Program Internet seperti browser, download
manager dan lain-lain berhubungan dengan proxy server, dan proxy server
tersebut yang akan berkomunikasi dengan server lain di Internet.
4. DHCP
Menurut Microsoft “Dynamic
Host Configuration Protocol (DHCP) is an IP standard designed to reduce the
complexity of administering IP address configurations.” Dynamic Host
Configuration Protocol (DHCP) adalah suatu layanan yang secara otomatis
memberikan alamat IP kepada komputer yang meminta ke DHCP Server. Dengan
demikian, sebagai seorang administrator jaringan, tidak perlu lagi mengatur
alamat IP Address pada komputer klien yang dikelolanya. Bayangkan saja jika
sebuah perusahaan memiliki komputer lebih dari 100, tentu saja akan membuat
report administrator untuk mengesetnya. DHCP juga dapat mengurangi resiko
duplikat IP Address atau Invalid IP address.
Sebuah server DHCP dapat
diatur dengan pengaturan yang sesuai untuk keperluan jaringan tertentu. Seperti
pengaturan Default gateway, Domain Name System (DNS), Subnet Mask, dan rentang
alamat IP yang bisa diambil oleh komputer klien. Komputer yang menyediakan
layanan ini disebut dengan DHCP Server, sedangkan komputer yang meminta disebut
dengan DHCP Client.
DHCP Server menerima
permintaan dari sebuah host/client. Server kemudian memberikan alamat IP dari
satu set alamat standar yang disimpan dalam database. Setelah informasi alamat
IP dipilih, server DHCP menawarkan ke host yang meminta pada jaringan. Jika
host menerima tawaran tersebut, maka IP akan disewa untuk jangka waktu
tertentu, bisa dalam menit, dalam jam ataupun hari.
Jika komputer klien tidak
dapat berkomunikasi dengan Server DHCP untuk mendapatkan alamat IP, sistem
operasi Windows secara otomatis akan memberikan alamat IP pribadi (Private IP
Address), yaitu dengan IP 169.254.0.0 sampai 169.254.255.255. Fitur sistem
operasi ini disebut Automatic Private IP Addressing (APIPA).
5. WEB SERVER
Web Server adalah sebuah
perangkat lunak server yang berfungsi menerima
permintaan HTTP atau HTTPS
dari klien yang dikenal dengan web browser dan
mengirimkan kembali hasilnya
dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya
berbentuk dokumen HTML.
Salah satu server web yang terkenal di linux adalah
Apache. Apache merupakan
server web antar platform yang dapat berjalan di
beberapa platform seperti
linux dan windows. Web Server juga merupakan
sebuah komputer yang
menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga
dengan host. Agar anda dapat
memasukkan web yang anda rancang ke dalam
internet, maka anda harus
memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet,
dan ruangan ini disediakan
oleh server
6. FTP SERVER
FTP Server adalah suatu
server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file
dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP
client.
7. EMAIL SERVER
Mail server adalah Perangkat
lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas
permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan
layanan serupa FTP
8. Game server
Game server adalah tempat
dimana kita bermain game secara online. Jika kita membuat karakter dalam server
A maka kita hanya dapat memainkan kaakter tersebut di serve A saja. Jika ingn
bemain di server B maka kita diwajibkan membuat karakter baru lagi
Namun jika kita membuat
karakter baru lagi maka akan memakan waktu yang banyak. Game server yang sangat
laku pada dahulu kala adalah server litho. Namun karena adanya banyak masalah
yang timbul maka para pemakainya pun semakin menurun.
Game server adalah suatu
wadah bago permainan online untuk menitipkan data permainan di suatu tempat
yang besar. Kita haus memaintance game server setiap 1 minggu sekali. Hal ini berguna
untuk progam yang di dalamnya bejalan dengan lancer.
9. Database file
Data Base (basis data)
merupakan kumpulan data yang saling berhubungan. Hubungan antar data dapat
ditunjukan dengan adanya field/kolom kunci dari tiap file/tabel yang ada. Dalam
satu file atau table terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama
bentuk, yang merupakan satu kumpulan entitas yang seragam. Satu record (umumnya
digambarkan sebagai baris data) terdiri dari field yang saling berhubungan
menunjukan bahwa field tersebut dalam satu pengertian yang lengkap dan disimpan
dalam satu record. Adapun Struktur Database adalah Database File/TablRecord
Elemen data/FieldDari
pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa basis data mempunyai beberapa
kriteria penting, yaitu :
1. Bersifat data oriented
dan bukan program oriented.
2. Dapat digunakan oleh
beberapa program aplikasi tanpa perlu mengubah basis datanya.
3. Dapat dikembangkan dengan
mudah, baik volume maupun strukturnya.
4. Dapat memenuhi kebutuhan
sistem-sistem baru secara mudah
5. Dapat digunakan dengan
cara-cara yang berbeda.
Prinsip utama Data Base
adalah pengaturan data dengan tujuan utama fleksibelitas dan kecepatan pada
saat pengambilan data kembali. Adapun ciri-ciri basis data diantaranya adalah
sebagai berikut :
1. Efisiensi meliputi
kecepatan, ukuran, dan ketepatan
2. Data dalam jumlah besar.
3. Berbagi Pakai (dipakai
bersama sama/Sharebility).
4.Mengurangi bahkan
menghilangkan terjadinya duplikasi dan ketidakkonsistenan data.
SISTEM OPERASI JARINGAN
Didalam suatu jaringan tidak
hanya server yang memiliki kebutuhannya karma server itu sendiri pun
membutuhkan system operasi yang berbasis jaringan. Kita akan mencoba mengetahui
tentang system operasi jaringan.
Sistem Operasi Jaringan
adalah adalah sebuah jenis system operasi yang ditujukan untuk menangani
jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service
yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan
berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya
Sistem operasi jaringan bisa
juga diartikan sebagai sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server
dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand
alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus
bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan
disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk
mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.
System operasi jaringan
dibagi menjadi 2 macam yaitu ;
· sistem operasi jaringan
berbasis gui
· sistem operasi jaringan
berbasis text
Beberapa sistem operasi
jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:
Microsoft MS-NET
Microsoft windows server 2003
Microsoft LAN Manager
Novell NetWare
Microsoft Windows NT Server
GNU/Linux
Banyan VINES
Beberapa varian UNIX,
seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris
Manjement disk
Manajemen penataan ruang
disk. Ada dua metode penataan ruang disk untuk menyimpan sejumlah bit data,
yaitu dengan mengalokasikan bit-bit tersebut secara berurutan. Sedangkan cara
lain adalah dengan membaginya ke dalam sejumlah blok yang berdampingan.
Terminal service
Terminal Services merupakan
sebuah layanan yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi atau data yang
disimpan dalam komputer jarak jauh melalui sebuah koneksi jaringan
LINUX
Sejarah linux
Linux sebuah operating
system (OS) yang dibuat oleh Linus Torvald yang awalnya terinspirasi oleh
Minix. Minix sendiri dikembangkan oleh Andrew S. Tanembaum. Berawal sebuah hobi
seorang Linus Torvald, yang notabene hanyalah seorang mahasiswa di Univ.
Helsinki, Finlandia berumur 21 tahun. Beliau berpikiran untuk membuat Minix
yang gratis dan dapat diedit, Minix sendiri adalah suatu proyek pelajaran di
kelasnya waktu itu yang menyerupai sistem UNIX, akhirnya hasil karyanya
dinamakan dengan istilah kernel Linux, Linux versi pertama (0.01) dikerjakan
sekitar bulan Agustus 1991 yang kemudian dia posting hasilnya ke dalam milisnya
comp.os.minix, dengan maksud menawarkan source code dari apa yang telah
dibuatnya serta mengundang para programmer lain berpartisipasi dalam proyeknya
tersebut.
Sejarah OS Linux berkaitan
erat dengan proyek GNU, suatu proyek program freeware yang dikepalai oleh
Richard M. Stallman. Proyek ini diawali sekitar tahun 1983 untuk membuat sistem
operasi seperti UNIX yang lengkap beserta compiler, utility aplikasi, utility
pembuatan-yang sepenuhnya dengan perangkat lunak bebas.
5 Oktober 1991, Linus secara
resmi mengeluarkan versi Linuxnya ( versi 0.02 ). Proyek GNU telah menghasilkan
hampir semua komponen dari sistem ini, kecuali kernel. Linus Torvald beserta
pembuat kernel mirip Linux berusaha menyesuaikan kernel mereka supaya dapat
berfungsi dengan komponen GNU hingga menghasilkan sistem operasi yang
berfungsi. Walaupun pada waktu itu hanya dapat menjalankan GNU/BASH ( GNU
Bourne Again Shell ) dan GNU/GCC ( GNU C Compiler ). Berikutnya beribu-ribu
program sukarelawan seluruh dunia telah menyertai proyek-proyek ini.
Lambang LINUX yang berawal
dari keanehan
Tak seperti produk komersial
yang lain, Linux tidak memiliki suatu logo yang terlihat hebat, hanyalah sebuah
burung Penguin yang memperlihatkan sikap santai ketika berjalan. Logo ini
mempunyai asal mula yang unik, awalnya tidak ada suatu logo yang menggambarkan
trademark dari Linux sampai ketika Linus ( Sang Penemu ) berlibur ke daerah
selatan dan bertemu dengan seekor linux kecil dan pendek yang secara tidak
sengaja menggigit jarinya. Hal ini membuatnya demam selama berhari-hari.
Kejadian ini kemudian menginspirasi dirinya untuk memakai penguin sebagai
logonya dengan harapan user menjadi demam menggunakan sistem operasi yang
beliau ciptakan ini.
TUX, nama seekor penguin yang
menjadi logo maskot dari linux.TUX hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu
developer merasakan Linux harus mempunyai logo trademark ( 1996 ), dan atas
usulan James Hughes dipilihlah nama TUX yang berarti Torvalds UniX. Lengkap
sudah logo dari Linux, berupa penguin dengan nama TUX. Trademark ini segera
didaftarkan untuk menghindari adanya pemalsuan. Linux terdaftar sebagai Program
sistem operasi ( OS ).
Hingga sekarang logo Linux
yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah mengenal
segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu
hasil kerjasama seluruh komunitas Linux di seluruh dunia.
